Skripsi
Tari Kembar Mayang Sebagai Legitimasi Romo Yoso Sudarmo di Dusun Tutup Ngisor Kabupaten Magelang
Anggun Sawitri
Abstrak
2016, Makalah Jurnal, https://www.academia.edu/101027081/Tari_Kembar_Mayang_Sebagai_Legitimasi_Romo_Yoso_Sudarmodi_Dusun_Tutup_Ngisor_Kabupaten_Magelang?sm=b&rhid=38489645256
Penelitian ini mengambil sasaran obyek Tari Kembar Mayang sebagai legitimasi Romo Yoso Sudarmo di Dusun Tutup Ngisor, Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, dengan mengkaji pada unsur legitimasi dari Romo Yoso Sudarmo sebagai pencipta tari. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk pertunjukan Tari Kembar Mayang sebagai legitimasi yang digunakan pada acara pembukaan Tradisi Suran yang disakralkan oleh masyarakat Dusun Tutup Ngisor.
Penciptaan Tari Kembar Mayang didasari atas peranan Romo Yoso Sudarmo. Untuk mengungkap permasalahan dari berbagai aspek digunakan pendekatan budaya. Langkah-langkah penelitian menggunakan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi dan wawancara sehingga dengan menggunakan metode tersebut dapat membantu untuk memecahkan permasalahan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Kembar Mayang tercipta atas ide kreatif maupun Ideologi Romo Yoso Sudarmo di Dusun Tutup Ngisor, Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, untuk kepentingan legitimasi atas dirinya sebagai seseorang yang dianggap sesepuh di Dusun Tutup Ngisor. Pelaksanaan ritual meliputi dua tahap yaitu, tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Tahap persiapan meliputi, mensucikan diri dengan mandi besar dan berkunjung ke makam Romo Yoso Sudarmo, tahap pelaksanaan ritual terjadi pada saat Tari Kembar Mayang dipentaskan sebagai salah satu acara inti dalam Tradisi Suran. Pada kenyataannya Tari Kembar Mayang dapat dinikmati oleh masyarakat luas sebagai bentuk tari sesaji dalam acara yang sakral sebagai wujud tolak bala untuk melindungi masyarakat Dusun Tutup Ngisor agar terhindar dari segala musibah.