Profil Padepokan
Mengenal lebih dekat Padepokan Seni Tjipta Boedaja
Padepokan Seni Tjipta Boedaja
Sejak awal, kami dikenal luas melalui pementasan wayang orang—sebuah bentuk drama tari yang dahulu berkembang di lingkungan keraton dan kini kami hidupkan kembali dalam konteks kehidupan desa. Selain itu, kami juga mengembangkan berbagai tari rakyat gaya Magelang serta praktik seni lain yang saling terhubung, seperti musik, seni rupa, desain grafis, arsitektur, fotografi, film, tata busana, dan filsafat. Sebagian besar anggota kami tetap menjalani kehidupan sebagai petani dan menggantungkan penghidupan utama pada pertanian. Berada di lereng gunung berapi yang aktif, praktik kesenian kami berakar pada ritual keselamatan dan kesuburan. Seiring waktu, kesenian di padepokan ini berkembang menjadi ruang untuk merayakan kedekatan dengan alam sekaligus menuturkan pengalaman hidup masyarakat tani dan kelompok-kelompok pinggiran.
Dusun Tutup Ngisor, Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kab Magelang, Provinsi Jawa Tengah, 56482
Keahlian Kami
Tiga pilar utama Padepokan Tjipta Boedaja
Wayang Orang
Spesialisasi utama dalam seni pertunjukan wayang orang tradisional Jawa yang telah diwariskan turun-temurun
Seni Rakyat Magelang
Melestarikan dan mengembangkan berbagai kesenian rakyat khas Magelang untuk generasi mendatang
Pendidikan & Penelitian
Menjadi tempat belajar dan penelitian bagi akademisi, siswa, dan mahasiswa dari dalam dan luar negeri
Visi
Menjadi pusat pelestarian dan pengembangan seni budaya tradisional Indonesia, khususnya wayang orang dan seni rakyat Magelang, yang diakui secara nasional dan internasional.
Misi
- Melestarikan dan mengembangkan seni wayang orang serta seni rakyat Magelang
- Menyediakan ruang pembelajaran dan penelitian seni budaya bagi generasi muda dan akademisi
- Membangun institusi seni yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat Tutup Ngisor dan sekitarnya