Buku
Biar Dhanyang yang Bicara: Film Spiritual dan Pesan Substansial dalam Kolaborasi Produksi Film Tetangga
Tito Imanda
Abstrak
2018, Makalah Jurnal, https://www.academia.edu/41946965/Biar_Dhanyang_yang_Bicara_Film_Spiritual_dan_Pesan_Substansial_dalam_Kolaborasi_Produksi_Film_Tetangga
Makalah ini mengeksplorasi cara-cara untuk memastikan sebuah film dapat membuat pernyataan kepada para pendengarnya, dalam hal ini untuk berbicara tentang masalah-masalah yang ada dalam realitas: identitas lokal dan sumber daya alam, melalui tema yang tidak realistis: roh-roh desa. Tulisan ini berfokus pada kolaborasi film dengan kelompok pertunjukan tradisional Jawa,untuk mengadaptasi karya-karya panggungmenjadi karya layar. Proyek ini memiliki tujuan praktis dan riset. Tujuan praktisnya adalah untuk berkolaborasi dengan pertunjukan tradisional dari daerah pedesaan, membantu memfasilitasi eksplorasi mereka terhadap media baru untuk mengekspresikan pesan narasi, estetika dan budaya mereka melalui film. Di sisi lain, dengan menggunakan metode etnografi, tujuan penelitian ini adalah untuk merekam, memahami, dan menganalisis proses ini, sambil meletakkan dasar untuk kolaborasi dan penelitian lebih lanjut dalam konteks lain dan dengan komunitas yang berbeda. Apa yang penting adalah eksplorasi proses adaptasi seni pertunjukan untuk film, dan bagaimana kolaborasi bertahun-tahun membentuk proses ini dan produknya. Ketika kami melihat secara dekat estetika film yang dihasilkan, kami mengamati bagaimana mereka mewakili budaya kelompok dan desa, serta identitas anggota dan penduduk desa serta kumpulan estetika film baru yang muncul dari
kolaborasi.
Publikasi Terkait
Tjipta Boedaja, Warga Tutup Ngisor, dan Ekspresi Kesenian Mereka
Tim Padepokan Seni Tjipta Boedaja
Baca SelengkapnyaMORPHOGENETIC KEBUDAYAAN DALAM SISTEM MATA PENCAHARIAN MASYARAKAT DESA TUTUP NGISOR, KABUPATEN MAGELANG
Devi Intan Chadijah, Aan Khosihan, Irma Juraida
Baca Selengkapnya